Wanita hebat, ya itu sebutan untuk seorang ibu dan semua ibu yang ada didunia. Kita pasti sudah tahu bagaimana perjuangan seorang ibu untuk menjalani hari-harinya. Dari sejak mengandung kita di dalam perut sampai melahirkan kita ke dunia dengan perjuangan yang luar biasa.
Ibu ku sayang :* engkau adalah panutan ku, dimana kegigihan mu dalam mengurus semua urusan rumah tangga, mendidik ku agar aku menjadi seorang yang sukses dan sampai ke hal kecilpun itu contoh untuk ku. Buuuuuu,,,, semoga kelak aku bisa menjadi sosok ibu dan istri sepertimu. Amin
Dan mamah meskipun engkau bukan mamah kandung ku, karena memang mamah adalah mamah dari seorang pria yang saat ini ada di hati ku. Mah, semoga kelak aku mampu dan kuat menjadi seperti mu yang selalu bersabar dan menunggu suami mamah pulang berlayar. Kuat menjalani hari tanpa didampingi papah karena memang papah sedang berlayar dan mengurus anak-anak mamah hanya dengan pantauan suami yang jauh disana. Jika memang ini jalan ku, semoga kelak aku mampu.
Harapan ku, semoga nanti saat tiba waktu ku menjadi seorang istri dan ibu bagi anak-anak ku nanti, aku bisa menjadi yang terbaik, menjadi yang mereka harapkan. Dan mereka bisa berkata "Aku bangga memiliki istri seperti mu" dan "Aku bangga memiliki mamah seperti mu mah". Seperti saat ini aku yang selalu bangga memiliki sosok ibu seperti mu bu.
I LOVE YOU BUU :* <3
semoga bisa lebih menghibur dan bermanfaat untuk kita semua..... hahahahaha sekalipun tidak sebagus penulis profesional.. :))
Jumat, 23 Mei 2014
Rabu, 21 Mei 2014
Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif
Kalimat aktif dan kalimat pasif, perbedaan nya adalah :
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan seperti predikat yang biasanya menggunakan imbuhan. Contoh :
• Husen mengunjungi daerah yang terkenal dengan kebudayaannya.
• Budi melaporkan hasil kerja nya itu secara tertulis. Sedangkan,
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya merupakan tujuan dari pekerjaan di dalam predikat. Contoh :
• Daerah yang terkenal dengan kebudayaannya dikunjungi Husen.
• Hasil kerja nya itu dilaporkan Budi secara tertulis.
Penjelasan untuk lebih jelasnya adalah :
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan seperti predikat yang biasanya menggunakan imbuhan. Contoh :
• Husen mengunjungi daerah yang terkenal dengan kebudayaannya.
• Budi melaporkan hasil kerja nya itu secara tertulis. Sedangkan,
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya merupakan tujuan dari pekerjaan di dalam predikat. Contoh :
• Daerah yang terkenal dengan kebudayaannya dikunjungi Husen.
• Hasil kerja nya itu dilaporkan Budi secara tertulis.
Penjelasan untuk lebih jelasnya adalah :
Kalimat aktif adalah Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan. Kalimat aktif memiliki ciri-ciri yaitu :
1. Subjeknya sebagai pelaku.
Rama Situmorang membaca koran. (Rama sebagai pelaku)
2. Predikatnya berawalan me- atau ber-.
3. Predikatnya tergolong kata kerja aus.
Rama Situmorang membaca koran. (Rama sebagai pelaku)
2. Predikatnya berawalan me- atau ber-.
3. Predikatnya tergolong kata kerja aus.
Kalimat aktif biasanya diawali oleh awalan me- atau ber- dan dibagi menjadi dua macam :
a. Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang memiliki obyek penderita
- Ayah membeli ayam
- Kadir merayu janda muda
- Bang Jajang bertemu Juminten
b. Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak memiliki obyek penderita
- Revi menangis
- Adit bertengkar
- Sejak dahulu kala Junaidi merenung di dalam tempat yang begitu sunyi di Jawa Tengah.
a. Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang memiliki obyek penderita
- Ayah membeli ayam
- Kadir merayu janda muda
- Bang Jajang bertemu Juminten
b. Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak memiliki obyek penderita
- Revi menangis
- Adit bertengkar
- Sejak dahulu kala Junaidi merenung di dalam tempat yang begitu sunyi di Jawa Tengah.
Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan.
Kalimat pasif memiliki ciri-ciri yaitu :
1. Subjeknya sebagai penderita.
2. Predikatnya berawalan di-, ter-, atau ,ter-kan.
3. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata
kerja yang kehilangan awalan).
1. Subjeknya sebagai penderita.
2. Predikatnya berawalan di-, ter-, atau ,ter-kan.
3. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata
kerja yang kehilangan awalan).
Kalimat pasif biasanya diawali oleh awalan ter- atau di-
- Pak RW dimintai pertanggung jawaban oleh Pak RT
- Bebek dikejar Anjing
- Bunga mawar hitam itu terinjak si Dian
- Pak RW dimintai pertanggung jawaban oleh Pak RT
- Bebek dikejar Anjing
- Bunga mawar hitam itu terinjak si Dian
Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif :
1. Subjek akan menjadi Objek
2. Predikat berimbuhan me – menjadi di-
3. Bila subjeknya berupa kata ganti orang pada kalimat aktif maka predikat pada kalimat aktif tidak menggunakan awalan di-. Kata ganti orang tersebut diletakkan sebelum predikat tanpa imbuhan.
Untuk POPEYE dan OLIVE
Kerinduan adalah teman kami, kebersamaan adalah impian kami, kesetiaan adalah jiwa kami. Biarlah orang mau berkata apa, aku dan kamu akan tetap saling cinta, percaya dan setia selamanya. Berlayarlah, tak peduli sejauh mana, karena jarak tak akan mengurangi rasa cinta kita. Tak peduli negara manapin kau singgahi, kau akan tetap selalu di hati. Di pintu rumah ini aku selalu berharap kan kembali dari rantauan panjang. Memelukku dan mengatakan "Aku Pulang Sayang'.
Seperti janji yang kau ucapkan, aku kan menunggu saat itu. Saat dimana kau kembali dengan rasa yang sama. Saat semua mimpi kan terbeli oleh mu. Saat harapan kan kita wujudkan bersama. Kita berpisah untuk saling berbenah diri, dan ku percaya kau kan kembali untuk ku lagi.
Melepas kejemuan dalam penantian, jarak bukan rintangan, waktu bukan halangan. Kesetiaan abadi tetap tertuju untuk popeye. Memang terlalu banyak image negative tetang pelaut, tapi aku yakin bukan Popeye ku diantaranya.
Oliver sejati berbanggalah kalian karena sudah menjadi olive yang setia menunggu sang popeye. Bukan hal mudah menjadi seorang olive. Dan bukan hal mudah juga bagi sang Popeye, mereka bekerja melawan ombak dan bentangan air luas di laut sana demi membahagiankan keluarga tercinta. Tentang image popeye yg negative, percaya dan yakin lah bahwa bukan popeye kita yang seperti itu.
Popeye sejati pasti akan pulang untuk satu hati yang sama pada saat mereka tinggal berlayar.
jadilah popeye dan olive yang selalu menjaga kesetiaan dimanapu kita berada dan dengan siapun. Dan tetap selalu bersabar untuk olive menunggu Popeye pulang, karena hasil dari kesabaran itu pasti akan berbuah indah dikemudian hari nya nanti. :)
Akuntansi Perusahaan Dagang
Selamat pagi untuk kita semua, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin. amin
Kali ini saya akan menulis tentang materi akuntansi perusahaan dagang. Dimana cara pencatatan dan perhitungan perusahaan dagang tersebut.
Jika dibandingkan perusahaan dagang dengan perusahaan jasa, perusahaan dagang memiliki :
1. Akun persediaan barang dagang dalam Laporan Posisi Keuangan
2. Akun pendapatan penjualan, harga pokok penjualan, laba kotor dalam laporan laba rugi
Setelah membedakan perusahaan dagang dan perusahaan jasa ketahui tentang pengertian persediaan.
Pengertian Persediaan :
1. Barang dagang yang sengaja dibeli dan disimpan untuk dijual kembali dalam operasi normal perusahaan
2. Bahan yang terdapat dalam proses produksi atau yang disimpan untuk tujuan itu
Jenis persediaan di dua perusahaan, perusahaan dagang daan perusahaan manufaktur.
1. Perusahaan dagang : persediaan barang dagang
2. Perusahaan manufaktur : persediaan bahan baku, persediaan dalam proses, persediaan barang jadi
Setelah mengetahui perbandingan, pengertian persediaan, dan jenis persediaan sekarang kegiatan perusahaan dagang.
Kegiatan Perusahaan Dagang
1. Pembelian, untuk mencatat pembelian asset, barang dagangan, barang dan jasa lain dalam rangka menunjang operasi perusahaan.
Pembelian tunai akan membuat kas keluar. Pembelian kredit menimbulkan hutang dagang
2. Penjualan, untuk mencatat penjualan barang dagangan
Penjualan tunai akan membuat kas masuk. Penjualan kredit menimbulkan piutang dagang.
3. Penerimaan kas, untuk mencatat penerimaan pembayaran dari transaksi penjualan. waktu pembayaran tergantung syarat jual beli. Selain itu mencatat penerimaan penerimaan kas dari sumber lain.
4. Pengeluaran kas, untuk mencatat pembayaran atas transaksi pembelian. Waktu pembayaran tergantung syarat jual beli. Selain itu mencatat pengembalian pinjaman atau pembayaran transaksi lain.
Dalam pembelian atau penjualan barang dagang ada syarat jual beli, dimana syarat jual beli merupakan perjanjian antara penjual dan pembeli untuk menyerahkan barang dan jas disertai imbalan tertentu. Syarat jual beli mempertegas penanggung jawab biaya pengiriman.
Syarat Jual Beli :
1. Free On Board (FOB)
Pembelian di luar negeri menanggung biaya pengiriman dari pelabuhan muat penjualan sampai dengan pelabuhan bongkar yang digunakan pembeli. Penjual di dalam negeri hanya menanggung biaya pengangkut sampai pelabuhan muat nya.
2. Loko Gudang (FOB Shipping Point)
Pembeli :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang dipindahkan dari gudang penjualan ke gudang pembelian.
- Menanggung biaya pengiriman barang dari gudang penjual ke gudang pembeli kalau dibayarkan dulu oleh penjual,hutang pembeli akan bertambah.
contoh jurnal :
Pembelian Rp20.000.000
Beban Angkut Rp200.000
Hutang dagang Rp20.200.000
Hutang Dagang Rp20.200.000
Kas Rp20.200.000
Penjualan :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang dipindahkan dari gudang penjualan ke gudang pembelian.
3. Franco Gudang (FOB Destination)
Pembeli :
- Mengakui dan mencatat pembelian pada saat barang telah tiba di gudang pembeli
Penjual :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang telah sampai di gudang pembeli
- Mengangkut biaya pengiriman barang dari gudang penjualan ke gudang pembeli.
4. Cost Freight and Insurance (CIF)
Penjualan harus menanggung biaya pengiriman dan asuransi kerugian atas barang tersebut.
Selanjutnya adalah mengenai potongan harga, ada 2 jenis potongan harga yaitu, Potongan tunai (cash discount) dan Potongan dagang (trade discount).
1. Potongan Tunai (Cash Discount)
Potongan Harga yang diberikan bila pembayaran dilalukan lebih cepat dari jangka waktu kredit. Berlaku untuk sales discount dan purchases discount. Contoh : 2/10; n/30, 2/10; n/eom.
2. Potongan Dagang (Trade Discount)
Diberikan karena perbedaan cara penjualan dan perbedaan pelanggan yang dilayani.
Penjualan tunai diberi potongan 25%, Penjualan kredit diberi potongan 20%
Pedagang besar diberi potongan 30%, pedagang eceran diberi potongan 20%
Semoga materi akuntansi ini bisa sedikit membantu tentang pengetahuan ilmu akuntansi dan bermanfaat.
Terimakasih :)
Kali ini saya akan menulis tentang materi akuntansi perusahaan dagang. Dimana cara pencatatan dan perhitungan perusahaan dagang tersebut.
Jika dibandingkan perusahaan dagang dengan perusahaan jasa, perusahaan dagang memiliki :
1. Akun persediaan barang dagang dalam Laporan Posisi Keuangan
2. Akun pendapatan penjualan, harga pokok penjualan, laba kotor dalam laporan laba rugi
Setelah membedakan perusahaan dagang dan perusahaan jasa ketahui tentang pengertian persediaan.
Pengertian Persediaan :
1. Barang dagang yang sengaja dibeli dan disimpan untuk dijual kembali dalam operasi normal perusahaan
2. Bahan yang terdapat dalam proses produksi atau yang disimpan untuk tujuan itu
Jenis persediaan di dua perusahaan, perusahaan dagang daan perusahaan manufaktur.
1. Perusahaan dagang : persediaan barang dagang
2. Perusahaan manufaktur : persediaan bahan baku, persediaan dalam proses, persediaan barang jadi
Setelah mengetahui perbandingan, pengertian persediaan, dan jenis persediaan sekarang kegiatan perusahaan dagang.
Kegiatan Perusahaan Dagang
1. Pembelian, untuk mencatat pembelian asset, barang dagangan, barang dan jasa lain dalam rangka menunjang operasi perusahaan.
Pembelian tunai akan membuat kas keluar. Pembelian kredit menimbulkan hutang dagang
2. Penjualan, untuk mencatat penjualan barang dagangan
Penjualan tunai akan membuat kas masuk. Penjualan kredit menimbulkan piutang dagang.
3. Penerimaan kas, untuk mencatat penerimaan pembayaran dari transaksi penjualan. waktu pembayaran tergantung syarat jual beli. Selain itu mencatat penerimaan penerimaan kas dari sumber lain.
4. Pengeluaran kas, untuk mencatat pembayaran atas transaksi pembelian. Waktu pembayaran tergantung syarat jual beli. Selain itu mencatat pengembalian pinjaman atau pembayaran transaksi lain.
Dalam pembelian atau penjualan barang dagang ada syarat jual beli, dimana syarat jual beli merupakan perjanjian antara penjual dan pembeli untuk menyerahkan barang dan jas disertai imbalan tertentu. Syarat jual beli mempertegas penanggung jawab biaya pengiriman.
Syarat Jual Beli :
1. Free On Board (FOB)
Pembelian di luar negeri menanggung biaya pengiriman dari pelabuhan muat penjualan sampai dengan pelabuhan bongkar yang digunakan pembeli. Penjual di dalam negeri hanya menanggung biaya pengangkut sampai pelabuhan muat nya.
2. Loko Gudang (FOB Shipping Point)
Pembeli :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang dipindahkan dari gudang penjualan ke gudang pembelian.
- Menanggung biaya pengiriman barang dari gudang penjual ke gudang pembeli kalau dibayarkan dulu oleh penjual,hutang pembeli akan bertambah.
contoh jurnal :
Pembelian Rp20.000.000
Beban Angkut Rp200.000
Hutang dagang Rp20.200.000
Hutang Dagang Rp20.200.000
Kas Rp20.200.000
Penjualan :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang dipindahkan dari gudang penjualan ke gudang pembelian.
3. Franco Gudang (FOB Destination)
Pembeli :
- Mengakui dan mencatat pembelian pada saat barang telah tiba di gudang pembeli
Penjual :
- Mengakui dan mencatat penjualan pada saat barang telah sampai di gudang pembeli
- Mengangkut biaya pengiriman barang dari gudang penjualan ke gudang pembeli.
4. Cost Freight and Insurance (CIF)
Penjualan harus menanggung biaya pengiriman dan asuransi kerugian atas barang tersebut.
Selanjutnya adalah mengenai potongan harga, ada 2 jenis potongan harga yaitu, Potongan tunai (cash discount) dan Potongan dagang (trade discount).
1. Potongan Tunai (Cash Discount)
Potongan Harga yang diberikan bila pembayaran dilalukan lebih cepat dari jangka waktu kredit. Berlaku untuk sales discount dan purchases discount. Contoh : 2/10; n/30, 2/10; n/eom.
2. Potongan Dagang (Trade Discount)
Diberikan karena perbedaan cara penjualan dan perbedaan pelanggan yang dilayani.
Penjualan tunai diberi potongan 25%, Penjualan kredit diberi potongan 20%
Pedagang besar diberi potongan 30%, pedagang eceran diberi potongan 20%
Semoga materi akuntansi ini bisa sedikit membantu tentang pengetahuan ilmu akuntansi dan bermanfaat.
Terimakasih :)
Selasa, 20 Mei 2014
Tentukan pilihan Mu sejak hari ini
Halo selamat pagi menjelang siang, selamat siang menjalang sore, selamat sore menjelang malam. dan selamat malam menjelang pagi. :D
Bulan Mei adalah bulan dimana pengumuman hasil ujian UN ( Ujian Nasional ) untuk adik kelas kita yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dan sejajaran nya. Adik-adik tentu saja sekarang sudah mulai berfikir untuk meneruskan ke sekolah lebih tinggi yaitu Universitas atau Sekolah Tinggi atau Institut atau bahkan Akademik, dll. Mungkin tidak saja untuk yang berniat meneruskan kuliah, mungkin juga sudah ada yang menyiapkan lamaran kerja untuk bekerja di perusahaan-perusahaan.
Bagi yang ingin melanjutkan perguruan tinggi, tentukanlah pilihan jurusan apa yang ingin adik ambil sesuai dengan keinginan dan kemampuan ( skill ). Mengambil keputusan untuk menentukan jurusan yang ingin di ambil tentu saja dengan banyak pertimbangan dan pemikiran yang matang agar tidak menyesal dikemudian hari, dan tentu saja untuk masa depan kita nanti. Karena masa depan ditentukan dari sekarang sejak kita mengambil keputusan untuk melanjutkan keperguruan tinggi. Banyak jurusan yang akan kita jumpai dan itu merupakan pilihan yang harus kita pilih salah satu nya. Kita tau kemapuan kita usahakan ambil jurusan yang sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Karena kuliah bukan lagi seperti sekolah SMA lagi tapi kuliah dimana kita harus mulai beradaptasi dengan dunia pendidikan yang lebih tinggi dan daya pikir kita pun tidak lagi seperti anak SMA namun harus lebih ekstra dari anak SMA. Status pun bukan lagi SISWA tapi sudah menjadi MAHASISWA yang artinya harus bisa lebih dewasa dari siswa.
Untuk yang ingin melanjutkan bekerja, siapkan lamaran dan perusahaan mana yang di ingin kita tuju. Tentu saja perusahaan yang menawarkan gaji besar yang pasti di incar, seperti Astra Grup. Namun dengan ditawarkan nya gaji besar tentu saja bukan dengan jam kerja yang santai-santai dan 8jam justru salah, ditawarkan gaji besar jam kerja pun besar, lembur hampir setiap hari. Iya wajar gaji besar karena jam kerja nya pun ekstra. Siapkan diri dan kesehatan yang cukup.
Atau ingin kuliah sambil kerja?? itupun bagus jadi kita bisa kuliah dengan biaya dari hasil kerja kita sendiri. tapi bukan hal mudah untuk menjalankan keduanya harus bisa membagi waktu antara kerja, kuliah dan waktu belajar. Terkadang ada yang tidak bisa menjalankan kedua nya dalam waktu bersamaan sehingga mereka harus memilih salah satu yang di mayoritaskan.
Nah, tentukanlah pilihan mu dari sekarang agar kelak mendapatkan hasil yang memuaskan untuk kita dan tentu saja kedua orang tua kita. :)
Langganan:
Postingan (Atom)