Manusia adalah mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Tuhan. Manusia
berbeda dengan makhluk lainnya dengan perbedaan yang sangat besar karena adanya
karunia Allah yang diberikan kepadanya yaitu akal, pemahaman dan pikiran untuk
berfikir secara logis dan dinamis.
Manusia juga mahluk
sosial (bermasyarakat) dan manusia juga merupakan mahluk pengabdi dalam batasan
seorang hamba (religi) artinya adalah manusia itu sendiri sebagai mahluk tuhan.
Karena manusia pada
hakikatnya adalah mahluk pembelajar, maka diperlukan sebuah kontrol sistem
dalam sebuah pemainan karakter didunia ini, yaitu tanggung jawab.
b. Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku
atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga
berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab merupakan aktualisasi dan perwujudan dari
sikap sadar seorang yang dikatakan manusia. Jika manusia melakukan suatu hal
dengan resiko dan penyelesaian masalahnya dilakukan dalam keadaan tidak sadar,
baik sakit atau pengaruh obat-obatan maka tidak dapat dikatakan sebagai
si tanggung jawab.
C. Hubungan Manusia dan Tanggung
Jawab
Manusia dan Tanggung jawab tidak dapat dipisahkan. Tanggung jawab bersifat kodrati, sifat yang telah menjadi bagian atau telah mendasar dalam diri atau kehidupan manusia. Setiap individu memiliki sifat ini.
Manusia yang bertanggung jawab itu tidak mau
diombang-ambing oleh sentimen dan oleh perasaan-perasaan waktu melaksanakan
tanggung jawab itu.
D. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran,
pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan cinta, kasih sayang,
hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bisa
disebut juga sebagai rasa tanggung jawab. Timbulnya pengabdian itu hakikatnya
ada rasa tanggung jawab.
ØMacam-macam
Pengabdian
Muculnya pengabdian
karena adanya rasa tanggung jawab, baik terhadap Tuhan sebagai Penciptanya
terhadap diri sendiri, terhadap keluarga dan terhadap masyarakat.
E. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurnam yang
berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan
kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung
unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan
atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
F. KESADARAN
Kesadaran adalah
keinsyafan akan perbuatannya. Sadar artinya merasa, tahu atau ingat (kepada
keadaan yang sebenarnya), keadaan ingat kepada dirinya, ingat kembali (dari
pingsannya), siuman, bangun (dari tidurnya) ingat, tahu dan mengerti, misalnya
rakyat telah sadar akan politik.
Jadi kesadaran adalah hati yang telah terbuka atau pikiran yang
telah terbuka tentang apa yang telah dikerjakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar