Kamis, 03 Juli 2014

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

a. Manusia 
Manusia adalah mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Tuhan. Manusia berbeda dengan makhluk lainnya dengan perbedaan yang sangat besar karena adanya karunia Allah yang diberikan kepadanya yaitu akal, pemahaman dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis.
  Manusia juga mahluk sosial (bermasyarakat) dan manusia juga merupakan mahluk pengabdi dalam batasan seorang hamba (religi) artinya adalah manusia itu sendiri sebagai mahluk tuhan.

  Karena manusia pada hakikatnya adalah mahluk pembelajar, maka diperlukan sebuah kontrol sistem dalam sebuah pemainan karakter didunia ini, yaitu tanggung jawab.

b. Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab merupakan aktualisasi dan perwujudan dari sikap sadar seorang yang dikatakan manusia. Jika manusia melakukan suatu hal dengan resiko dan penyelesaian masalahnya dilakukan dalam keadaan tidak sadar, baik sakit atau pengaruh obat-obatan maka tidak dapat dikatakan sebagai  si tanggung jawab. 

C. Hubungan Manusia dan Tanggung Jawab
Manusia dan Tanggung jawab tidak dapat dipisahkan. Tanggung jawab bersifat kodrati, sifat yang telah menjadi bagian atau telah mendasar dalam diri atau kehidupan manusia. Setiap individu memiliki sifat ini.
Manusia yang bertanggung jawab itu tidak mau diombang-ambing oleh sentimen dan oleh perasaan-perasaan waktu melaksanakan tanggung jawab itu.

D.  Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bisa disebut juga sebagai rasa tanggung jawab. Timbulnya pengabdian itu hakikatnya ada rasa tanggung jawab.
ØMacam-macam Pengabdian
Muculnya pengabdian karena adanya rasa tanggung jawab, baik terhadap Tuhan sebagai Penciptanya terhadap diri sendiri, terhadap keluarga dan terhadap masyarakat. 

E. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurnam yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.

F. KESADARAN
Kesadaran adalah keinsyafan akan perbuatannya. Sadar artinya merasa, tahu atau ingat (kepada keadaan yang sebenarnya), keadaan ingat kepada dirinya, ingat kembali (dari pingsannya), siuman, bangun (dari tidurnya) ingat, tahu dan mengerti, misalnya rakyat telah sadar akan politik.
  Jadi kesadaran adalah hati yang telah terbuka atau pikiran yang telah terbuka tentang apa yang telah dikerjakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar